Diary Perjalanan Ibadah Umrohku

15 Desember – 28 Desember 2015

Ibadah Umroh yang kulalui bersama suamiku, merupakan suatu pengalaman yang tak terlupakan dalam hidupku. Padahal, dalam 8 bulan yang lalu hal ini hanya terlintas bagai mimpi dalam benakku, kini menjadi kenyataan. SubhanAllah, terimakasih kuucapkan untuk anugerah yang telah diberikanNya untukku, melalui ajang Lomba Guru Berprestasi 2015 Kabupaten Pelalawan aku memperolehnya. Karena ini tak terlupakan ingin kutuliskan sebagai pengalaman berharga.

 

15 Desember 2015

IMG_20151215_115915

Para Guru Prestasi 2015 yang berangkat Umroh dari kiri: Pak Zulfiandri/isteri, Bu Samsidar dan Saya(Sri lindawati)/Suami

 

Kami berangkat dari rumah di Pangkalan Kerinci Riau menuju Bandara Sultan Syarif Qasim Pekanbaru, selanjutnya bersama teman-teman guru berprestasi Kabupaten Pelalawan dan rombongan PT. Krakatau Tour and Travel berangkat ke Medan menggunakan pesawat Lion Air pada pukul 14.00. Setiba di Medan kami menginap di Hotel Tiara. Tujuan kami untuk menanti keberangkatan embarkasi internasional pada keesokan harinya.

16 Desember 2015

IMG_20151216_130911

Pesawat Saudia Arabia

Pukul 13.00 pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV 2061 memberangkatkan kami menuju Madinah.Pesawat ini memberangkatkan sekitar 500 orang penumpang yang rata-rata bertujuan melaksanakan ibadah umrah. Perjalanan ini terasa begitu panjang, kami melewati 2 kali waktu makan yaitu makan siang dan malam. Dalam perjalanan yang memakan waktu 9 jam, akhirnya kami sampai di Madinah Al-Mukaromah tepat pukul 19.00 waktu Saudi Arabia. Artinya hari ini adalah hari terpanjang yang pernah saya lalui. Hari ini berlangsung selama 28 jam. Selanjutnya menggunakan bus kami berangkat menuju tempat penginapan yaitu Hotel Mubarak Al-Madinah.

Mesjid Nabawi yang Megah dan Menawan

Hawa dingin tak menghalangi kami untuk melangkah ke Mesjid Nabawi yang begitu megah, untuk beribadah di sana. Begitu mendebarkan karena hal ini adalah yang pertama kali kami lakukan. Terasa jiwa begitu damai, serasa begitu dekat dan semakin dekat…terasa tak tergambarkan ingin terus menyerukan namaMU ya Allah…

17 Desember 2015

Mengunjungi Raudhah tempat Makam Nabi Muhammad SAW

IMG_20151217_090412

Makam Rasul, Raudha

Harum wangi Raudhah semakin terasa ketika kami mendekati area makam Nabi Muhammad SAW, begitu pula rasa rindu kami semakin besar, begitu mendebarkan. Ketika kami sampai di sana, kami sampaikan salam dan rindu kami kepada Nabi kami Muhammad SAW.

Ya Nabi salam alaika…ya rasul salam alaika…ya nabi salam alaika salawatullah alaika…

18 – 19 Desember 2015

Para jamaah memperbanyak ibadah di mesjid Nabawi. Beberapa hal yang menarik adalah setiap kali kita memasuki mesjid akan ada selalu pemeriksaan tas, diantaranya kita tidak

IMG_20151220_062616

Air Zam-zam selalu tersedia

boleh membawa kamera digital. Selanjutnya, pemandangan menarik adalah tersedianya termos air minum (air zam-zam) dengan jumlah yang sangat memadai, sehingga para jemaah tidak akan kehausan. Kemudian pelataran Mesjid Nabawi selalu bersih karena petugas dan motor pembersih senantiasa membersihkan secara berkala. Kerja yang cukup bagus dari para petugas di sana.

Pelataran yang luas membuat mesjid Nabawi begitu nyaman bagi para jamaah untuk beribadah. Payung yang indah yang dapat membuka dan menutup, sungguh sangat efisien dalam menyambut para jamaah yang terus berdatangan.

IMG_20151220_070134

Pelataran Mesjid Nabawi, Madinah

20 Desember 2015

Ziarah Sekitar Kota Madinah

Kami mengunjungi Mesjid Quba, Kebun Kurma, Bukit Hud, Daerah Medan Magnit, namun sayang tidak sempat ke tempat percetakan Kitab Suci Al-Qur’an. Tempat lain yang kami kunjungi adalah mesjid-mesjid Sahabat Nabi, Seperti Mesjid Saiyyidina Ali, Omar dan Saiyyidina Abubakar

21 Desember 2015

Bersiap-siap melaksanakan ibadah Umroh

Setelah memahami hal-hal apa saja yang dilarang saat melaksanakan ibadah umroh, kami mempersiapkan diri dengan membersihkan diri, mengenakan pakaian ihram dan  berniat “Labbaika Allahumma Umratan” niat dipasang di suatu tempat sekitar 30 Km dari Kota Madinah yaitu di Mesjid Bir Ali. Setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju kota Mekkah, dibutuhkan waktu sekitar 5 jam. Sambil terus melafazhkan salawat “Labbaika Allahumma labbaik, labaika la syarikalaka labbaik, innal hamda wan-ni’mata laka wal mulka la syarikalak” Sampai di kota Mekkah kami langsung menuju penginapan “Darel Al-Muhajirin”. Setelah itu bersiap melaksanakan Tawaf di Masjidil Haram. Pukul menunjukkan pukul 11 malam ketika kami mulai melaksanakan tawaf (berkeliling Ka’bah sebanyak 7 kali, dimulai dari arah lampu sorot hijau).

Suasana dingin tidak mematahkan semangat kami untuk melaksanakan ibadah umroh ini. Barrakallah… Kemudian setelah selesai tawaf, kami menuju bukit Safa untuk melaksanakan ibadah Sa’i (berlari-lari kecil antara bukit Safa dan Marwah). Ternyata tak seperti yang saya perkirakan, bukit ini ternyata sudah direnovasi menjadi bentuk bangunan yang bertingkat, sehingga kita bisa memilih melaksanakannya di lantai dasar, lantai 1  atau lantai 2. Alhamdulillah… sekitar pukul 02.30 kamipun selesai melaksanakan Sa’i dan dilanjutkan dengan melaksanakan Tahalul (memotong sedikit rambut). Sampai di sini selesailah ibadah umroh kami, dan apa yang sejak saat berniat diharamkan sekarang menjadi halal. Alhamdulillah, Ya Allah, terimalah amal ibadah yang kami lakukan dengan penuh keiklhasan padaMU ya Allah. Amin.

22 Desember – 25 Desember 2015

Memperbanyak ibadah di Masjidil Haram. Suasana kota Mekkah terlihat lebih ramai dari kota Madinah. Setiap kali waktu sholat tiba, semua aktifitas terhenti, semua orang melaksanakan sholat berjamaah. Pemandangan yang luar biasa, dimana seluruh bangsa berkumpul untuk menunaikan ibadah kepada Allah wa Jalla…Tak henti kami meneteskan air mata haru saat berhadapan denganMU ya Allah. Kami manusia yang tidak berdaya dan lemah yang senantiasa mengharapkan belas kasihmu. Izinkan kami bersujud di hadapanMu, terimalah permohonan dan doa kami Ya Allah, semoga kami senantiasa berada pada jalanMu, jauhkanlah kami dari kebatilan, kumpulkan kami senantiasa bersama orang-orang yang sholeh. Amin ya Rabbal Alamin. Kami juga melaksanakan Umroh kedua yang kami peruntukkan kedua orangtua saya yang telah tiada yaitu Ibunda Sutiem dan Ayahanda Uge Lada Mochsin, semoga ibadah ini diterima oleh Allah SWT. Amin.

26 Desember 2015

Ziarah Kota Mekkah

Kami mengunjungi Bukit Tsur, dan  Jabbal Rahmah. Di Jabbal Rahmah orang-orang sangat ramai ingin menaiki tugu tempat pertemuan Nabi Adam dan Siti Hawa. Namun, di sini pengunjung harus berhati-hati karena maaf banyak juga orang yang “mencopet” dengan cara menyilet tas pengunjung. jadi pesan kami, kita harus tetap waspada.

27 Desember 2015

Hari terakhir kami berada di kota Mekkah. Kami melakukan Tawaf Wada’ yaitu Salam perpisahan kami dengan tanah suci ini. Rasa haru kami tak tertahankan, kami ingin terus berada di sini, tapi kami harus kembali dengan harapan dan berdoa semoga Allah SWT mengizinkan kami, anak-anak kami, saudara-saudara kami, sahabat-sahabat kami dapat datang ke rumahMu ya Allah  dan izinkan kami untuk dapat kembali ke tanah ini dan melaksanakan Ibadah Haji. Amin Ya Rabb..

28 Desember 2015

Kami berangkat menuju Jeddah dan kami sempat singgah di Mesjid Terapung di Laut Merah. Kemudian, melalui bandara King Abdul Aziz kami terbang kembali bersama pesawat Saudia dan mendarat di Medan. Selanjutnya kami melanjutkan perjalanan ke Pekanbaru dan kembali berkumpul dengan keluarga tercinta. Alhamdulillah…Barrakalah segala ibadah kami ya Allah..

 

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s